TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dibuka di Desa Payungan, Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional
Semarang – Suarakyat.com
Kodim 0714/Salatiga secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 pada Rabu (23/07/2025) di Lapangan Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk membangun desa dan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Upacara pembukaan dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti sekitar 450 peserta dari unsur TNI, Polri, OPD, tokoh masyarakat, pelajar, serta masyarakat umum. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH, yang sekaligus menyampaikan sambutan pembuka.
“TMMD adalah simbol kekuatan kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Tidak hanya membangun secara fisik, namun juga memperkuat kesadaran sosial dan mempererat kemitraan,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK, M.Si, Kasi Datun Kejari Semarang Dian Setiyana, SH, serta jajaran Forkopimda dan OPD terkait.
Program Fisik dan Non Fisik
Program TMMD kali ini akan berlangsung selama 30 hari, dimulai pada 23 Juli hingga 21 Agustus 2025, didahului oleh kegiatan pra-TMMD selama 10 hari. Fokus kegiatan fisik mencakup pembangunan betonisasi jalan sepanjang 750 meter di Desa Payungan serta rehabilitasi 1 unit mushola.
Sementara itu, kegiatan non-fisik mencakup penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Sinergi Dana dan Lembaga
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp241 juta, APBD Kabupaten Semarang sebesar Rp183 juta, serta partisipasi Baznas sebesar Rp5 juta. Total anggaran yang digelontorkan untuk kegiatan ini mencapai Rp430 juta.
Unsur pelaksana kegiatan terdiri dari Kodim 0714/Salatiga, Polres Semarang, Pemerintah Kabupaten Semarang, Dinas PU, Linmas, dan masyarakat sekitar.
Acara Tambahan dan Simbolik
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pembangunan berkelanjutan, turut dilaksanakan kegiatan simbolis berupa penyerahan bibit ikan, bantuan rehab mushola, bibit pohon, serta pembagian susu kepada masyarakat dalam rangka kampanye Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan TMMD ini diharapkan mampu menjadi titik awal percepatan pembangunan desa serta mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat di Kabupaten Semarang.
Reporter|Jiyono|Suarakyat.com