banner 728x250

Mari Bersatu, Tatap Masa Depan: Sudah Saatnya Memberi Ruang untuk Presiden Prabowo Mewujudkan Janji-Janjinya.

banner 120x600
banner 468x60

Mari Bersatu, Tatap Masa Depan: Sudah Saatnya Memberi Ruang untuk Presiden Prabowo Mewujudkan Janji-Janjinya.

Oleh: Muhamad Sarman|Redaktur|Suarakyat.com

banner 325x300

Sebagai rakyat biasa, kami sadar kami bukan siapa-siapa. Tapi kami juga punya hak untuk menyampaikan pandangan tentang apa yang terjadi di negeri ini—selama tak merugikan siapa pun dan tetap dalam koridor kebebasan berekspresi yang sehat.

Akhir-akhir ini, jagat politik dan media sosial kita ramai soal isu ijazah. Iya, soal ijazah. Entah berapa kali isu ini diangkat, dibahas, dibedah, di perdebatkan orang-orang hebat, bahkan dijadikan ajang untuk saling menyerang pribadi maupun kelompok.

Terus terang, kami sebagai rakyat merasa lelah. Isu ini tidak membuat perubahan yang positif, harga beras tidak turun, tidak mengurangi pengangguran, tidak juga memperbaiki jalan rusak, tidak menguntungkan bagi petani dan lain-lain.

Sebaiknya Kalau memang ada dugaan kecurangan apa tidak ada ruang untuk Tabayun, atau serahkan saja kepada lembaga hukum. Kami sebagai rakyat jelata, lebih ingin bicara soal hari ini dan esok, bukan soal isuijasah yang tak jelas ujungnya. Kami ingin mendengar janji-janji kampanye pemimpin terpilih, untuk mewujudkan satu demi satu.

Pak Prabowo Subianto, sebagai presiden terpilih, tentu tahu bahwa rakyat menaruh harapan yang sangat besar padanya. Rakyat ingin memberi ruang dan waktu seluas-luasnya untuk beliau bekerja. Untuk merealisasikan program makan siang gratis, pemerataan pembangunan desa-kota, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan, buruh, petani —itulah yang rakyat tunggu. Jangan sampai energi bangsa habis untuk hal-hal yang tidak produktif seperti mengejar isu ijasah palsu.

Dan kepada Presiden Joko Widodo yang kini sudah purna tugas, Rakyat mengucapkan terima kasih. Biarlah beliau menikmati masa pensiunnya dengan tenang, setelah dua periode memimpin negeri ini. Sekarang Pak Jokowi sudah waktunya memberi kesempatan generasi berikutnya, untuk membuktikan kemampuannya.jangan Cawe-cawe.

Lalu kepada para orang hebat yang ahli berdebat, Rakyat punya pesan: Silakan teruskan, lanjutkan debatmu, asal demi kebaikan rakyat. Silakan kritik, asal menghadirkan solusi. Silakan adu argumen, tapi jangan saling hina hanya demi pencitraan. Karena menjadi pintar itu biasa, tapi menjadi bermanfaat itu luar biasa. Jangan bangga hanya karena bisa tampildi panggung, bisa menghujat, bisa memaki, atau bisa mempermalukan lawan debat, tetapi tidak membawa manfaat apa-apa bagi rakyat.

Sebagai rakyat sebenarnya bangga, Negeri ini tak kekurangan orang pandai, tapi rakyat sangat butuh orang-orang bijak. Rakyat ingin bangsa ini melangkah ke depan dengan kepala dingin dan hati tenang.

Mari kita bersatu. Tatap masa depan. Bangun Indonesia tanpa drama-drama yang memecah. Salam Nalar Akal Waras. Merdeka.
[Redaksi|Suarakyat.com]

 

 

Disclaimer:
Opini ini disampaikan sebagai bentuk partisipasi warga negara dalam ruang demokrasi yang sehat. Pandangan dan gagasan dalam tulisan ini merupakan ekspresi pribadi penulis dari kalangan rakyat biasa, tanpa bermaksud menyerang, menjatuhkan, atau merugikan pihak mana pun. Jika terdapat perbedaan pendapat, marilah kita jadikan itu sebagai bahan refleksi dan diskusi yang saling membangun demi kebaikan bersama.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *