Renungan Minggu Pagi

Pagi ini kita belajar berhenti sejenak. Setelah enam hari berlari mengejar kewajiban, Minggu datang bukan sebagai kemalasan, tetapi sebagai rahmat untuk bernapas.
Dalam penat bekerja, sering kita lupa bahwa hidup bukan hanya soal target, angka, dan tuntutan. Tubuh boleh lelah, pikiran boleh penuh, tetapi jiwa juga butuh disentuh dan disirami.

Minggu pagi mengajarkan kita satu hal sederhana: bahwa rezeki tidak hanya datang dari keringat, tetapi juga dari rasa syukur dan ketenangan hati.

Jika minggu ini ada kecewa, lepaskan. Jika ada marah, lunakkan, Jika ada rasa tidak adil, titipkan pada Yang Maha Adil. Kita tidak harus selalu kuat, Tidak harus selalu benar. Cukup jujur pada diri sendiri bahwa kita manusia yang sedang belajar sabar.

Gunakan pagi ini untuk: Mengingat keluarga yang setia menemani, Mengingat nikmat kecil yang sering terlewat, Mengingat bahwa hidup bukan perlombaan, tapi perjalanan.

Semoga Minggu ini bukan hanya hari libur, tetapi hari memulihkan hati, agar esok kita kembali melangkah dengan jiwa yang lebih ringan dan niat yang lebih lurus.
Selamat menikmati Minggu pagi 🌤️(MSar)

Exit mobile version