banner 728x250

Groundbreaking Jembatan Garuda Tahap III dan IV di Boyolali, Pangdam IV/Diponegoro: Percepat Akses dan Ekonomi Warga

Gambar: Pangdam IV/Diponegoro, Achiruddin Darojat, bersama sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra serta Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.
banner 120x600
banner 468x60

BOYOLALI, SUARAKYAT.COM – Pembangunan infrastruktur kembali menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditandai dengan kegiatan groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV yang digelar di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodam IV/Diponegoro ini berlangsung mulai pukul 14.22 hingga 15.45 WIB dan dihadiri sekitar 1.000 orang dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

banner 325x300

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro, Achiruddin Darojat, bersama sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra serta Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.

Dorong Konektivitas dan Kesejahteraan Warga

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk akses fisik, tetapi juga menjadi sarana peningkatan ekonomi masyarakat serta menjamin keamanan, khususnya bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Boyolali merencanakan pembangunan lima jembatan sebagai bagian dari penguatan infrastruktur daerah.

TNI Hadir untuk Rakyat

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

“Melalui karya bakti TNI, kami ingin memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi. Jembatan ini akan menghubungkan desa dan memperlancar aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan jembatan dilakukan secara serentak di sekitar 60 titik di wilayah Jawa Tengah, sebagai bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

Program ini, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang telah mendorong pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia guna mempercepat pemerataan pembangunan

Rangkaian Kegiatan dan Antusiasme Warga

Acara dimulai dengan penyambutan rombongan Pangdam di SDN Bolo 1, dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional Topeng Ireng yang menambah semarak suasana.

Prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan sekitar pukul 14.57 WIB, menandai dimulainya pembangunan Jembatan Garuda secara resmi.

Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan:
Peninjauan lokasi sungai
Pengobatan massal untuk warga
Penyaluran bantuan sembako secara simbolis
Sesi foto bersama dan komunikasi virtual dengan jajaran

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mengingat jembatan tersebut akan menjadi akses vital penghubung antarwilayah yang selama ini terbatas.

Harapan Pembangunan Cepat Selesai

Pangdam berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan segera selesai sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV ini, diharapkan akses transportasi, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bolo dan sekitarnya semakin meningkat.

 

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *