BOYOLALI, Suarakyat.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, jajaran kepolisian di wilayah Polres Boyolali meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan pemasangan MMT (media spanduk) imbauan kamtibmas tentang kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu di sejumlah pasar tradisional.
Di wilayah Kecamatan Ampel, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsek Ampel dengan memasang spanduk imbauan di area Pasar Ampel, yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat.
Kapolsek Ampel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli, agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu yang sering meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang Idulfitri biasanya aktivitas jual beli di pasar tradisional meningkat. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu. Oleh karena itu kami melakukan pemasangan spanduk imbauan agar masyarakat lebih waspada,” ujarnya.
Menurutnya, Pasar Ampel dipilih sebagai lokasi pemasangan spanduk karena merupakan salah satu pusat perdagangan yang ramai dikunjungi warga dari berbagai desa di Kecamatan Ampel dan sekitarnya.
Spanduk yang dipasang berisi pesan-pesan kamtibmas yang mengingatkan masyarakat untuk selalu teliti saat menerima uang tunai. Pedagang diimbau untuk memeriksa ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) yang dianjurkan oleh Bank Indonesia.
Dengan cara tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenali ciri fisik uang asli, seperti tekstur kertas, benang pengaman, serta gambar watermark yang hanya terlihat saat diterawang.
Selain pemasangan spanduk, anggota Polsek Ampel juga memberikan sosialisasi langsung kepada pedagang dan pengunjung pasar mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap uang palsu.
Beberapa pedagang mengaku menyambut baik langkah kepolisian tersebut. Mereka merasa lebih terbantu karena mendapatkan pengingat agar selalu memeriksa uang yang diterima saat transaksi.
“Kalau pasar sudah ramai seperti sekarang ini, kadang kita tidak sempat mengecek uang secara teliti. Dengan adanya imbauan dari polisi ini kami jadi lebih waspada,” kata salah satu pedagang di Pasar Ampel.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan atau mencurigai adanya uang palsu yang beredar di lingkungan sekitar.
Selain untuk mencegah kejahatan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Idulfitri, ketika mobilitas masyarakat meningkat dan aktivitas ekonomi di pasar tradisional semakin ramai.
Kapolsek Ampel menambahkan bahwa kepolisian akan terus melakukan langkah-langkah preventif lainnya, termasuk patroli rutin di pusat-pusat keramaian seperti pasar, pertokoan, serta tempat ibadah.
“Harapannya masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri tanpa khawatir adanya peredaran uang palsu,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan pemasangan spanduk imbauan kamtibmas ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mencegah terjadinya tindak kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat.
Kepolisian juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga ketertiban serta saling mengingatkan satu sama lain agar situasi keamanan di wilayah Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.
[Red.Jiyono]


















